Daftar Isi

Tampilkan postingan dengan label CATATAN HARIAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CATATAN HARIAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 November 2016

Hape Murmer Yang Bikin Emak Hepi

Hape rusak emang bikin keder bener deh. Apalagi bagi seorang blogger hape android bagaikan senjata untuk seorang prajurit.

Sebagai emak blogger, walaupun blogger pemula, punya hape android tuh sebuah kebutuhan, bukan untuk gagayaan tapi memang sudah jadi barang yang dibutuhkan untuk bisa tetap eksis ngeblog.

Sebelumnya saya biasa ngeblog pakai netbook tapi karena ribet dan berat akhirnya terpaksa beli hape android merek lain yang harganya lumayan bikin dompet jebol. Namun baru berapa bulan dipakai hape rusak gegara dibanting si kecil saat main games, emak pusing tujuh keliling, walau sudah di servis tetep aja tuh hape gak bisa kinclong lagi seperti sediakala. Yang awalnya touch screen alias layar sentuh berubah jadi getok screen alias layar getok. Hehehe...maklum ganti layarnya gak pake yang orisinil  sihh..habis harga layar yang orisinil hampir sama dengan harga hape baru yaaa...bikin dompet tambah jebol deh.

Bersabar dengan hape layar getok, tuh hape tetep setia menemani kemanapun saya pergi. Walaupun resikonya jari- jari terasa pegal karena harus ngagetok layarnya setiap nulis di blog atau sekedar chatting di sosmed.

Dasar memang sudah harus berpisah dengan si hape layar getok, suatu hari saya berenang dengan anak-anak di The Jhons, ehh...tuh hape lupa gak diamankan dulu...alhasil empat jam sudah si hape ikut berenang dan ya Allah...hikkk rasanya pengen jejeritan karena hape sudah almarhum.

Alhamdulillah...Allah maha adil dan penyayang. Saya minta dalam setiap doa saya sehabis sholat agar segera diberi hape baru lagi karena hape sudah jadi bagian hidup saya yang harus terus update and upgrade keilmuan untuk mendampingi dan membersamai lima putra saya yang sudah masuk sekolah semuanya.

Selain hape yang canggih sayapun butuh jaringan internet yang handal agar ketika browsing atau searching bisa lancar jaya. Agar gak ketinggalan informasi yang sangat saya butuhkan seperti ilmu parenting dan ilmu tulis menulis seperti blog dan sosial media lainnya.

Ketika mengunjungi sebuah toko hape terkenal di Cianjur, sayapun langsung jatuh cinta pada ANDROMAX A 4GLTE, wow...mata saya langsung berbinar karena selain harganya terjangkau pas dengan budget emak-emak hehehe...fiturnya pun banyak, ringan dibawa, tampilannyapun sederhana namun tetap elegan.

Berbekal kartu SMARTFREN sayapun tetap bisa eksis di sosmed, bisa selfie karena hasil jepretannya lumayan oke banget. Dan yang paling bikin saya hepi sayapun bisa update blog kapanpun, dimanapun, tanpa harus nunggu loading lama.

Terima Kasih ANDROMAX!!!
Terima Kasih SMARTFREN!!!

Tulisan ini dibuat untuk menyemarakkan Smartfren community Cianjur Gathering 26-27 Nopember 2016

Selasa, 01 November 2016

I Can not Forget You

Assalamualaikum,
Dear my loving husband.

Sayang, apa kabarmu hari ini? Apakah kau merasa kedinginan disana? Karena hanya selembar kain tipis yang membalut tubuhmu disana, sedangkan hujan turun begitu deras  tiap hari, sederas air mataku jika rindu ini menggelayut di relung hati. Jika bisa, akan aku kirimkan sebuah jaket tebal untukmu, namun ahh...tak mungkin karena jarak kita terlalu jauh, jauhhhh...sekali, hanya takdir Allah yang bisa mempertemukan kita kembali.

Sayang, masih ingatkah di tengah malam sebelum kau pergi, di tengah isakmu yang tersengal, di dalam pelukanku. Kau bertanya akankah aku sanggup mendidik lima buah hati kita sendirian. Aku tahu, kau begitu takut untuk pergi meninggalkan kami, begitu takutnya kau dengan masa depan kami, dengan rezeki kami? Aku tau perasaanmu, aku faham kekhawatiranmu, karena kau laki-laki yang penuh tanggung jawab, karena kau takut ditanya AlKhalik di hari penghisaban kelak.

Maka aku jawab saat itu, insya Allah aku bisa! Insya Allah aku sanggup karena ada Allah bersama kami, don't worry honey because I told You I can !!

Lihatlah! Lima pasang mata itu berbinar bahagia walau tanpa belaianmu, tanpa kehadiranmu di hari-hari indah yang mereka miliki. Walaupun sesekali lima pasang mata itu berkabut itu karena mereka merindukanmu dan melantunkan doa untukmu agar kau damai disisiNya.

Sayang, terima kasih!
'Gaya militermu' dalam mendidik kami ternyata membuat kami jadi manusia yang tangguh dalam mengarungi samudera kehidupan ini. Walau kami tak bisa terus bersama, tapi kami terus saling merajut cinta dan silaturahim. Biarlah, buah cinta kita hidup mandiri karena mereka pun akan sendiri akhirnya.

Sayang, sungguh aku masih mencintaimu sepenuh hati. Seperti ketika awal kita hidup bersama. Surat cinta terakhirmu yang kau kirim sebelum kita menikah masih aku simpan sampai saat ini. Diary kita yang berisi curhatan hati dan mind mapping yang kita buat berdua masih aku baca jika rinduku padamu tak tertahankan.

Sayang, maafkan jika sesekali aku tergoda. Karena ruang kosong di hatiku yang dulu kau isi dengan cinta kasihmu terkadang ingin ada yang mengisi. Tapi, entahlah hati ini selalu menutup rapat-rapat pintunya. Walau ada diantara mereka yang mengetuknya dengan rayuan-rayuan seperti yang pernah kau lakukan dulu.

Tapi entahlah, hatiku tak bisa berpaling darimu, cinta ini begitu besar untukmu. Walau tak melebihi cinta pada Arrahman sang pemilik cinta sejati.

Sayang, are you loneliness there?
Aku tahu kau juga merindukan kami disini. Tapi aku sangat yakin kau tak sendiri disana. Ada cahaya yang menemanimu karena dulu cahaya-cahaya itu tak pernah lepas dari tanganmu, selalu kau lantunkan, sehingga Allah memanggilmu pulang, ayat-ayat suci itu masih saja kau lantunkan walau hanya lirih dalam desahan nafas terakhirmu.

Sayang, aku dan lima belahan jiwamu mencintaimu dan merindumu selalu. Dan doa-doa lirih ini semoga menyelimuti kesunyianmu, aamiin!

Sepenuh cinta untukmu,
Cianjur, 02 Nopember 2016

Ketika Abang Mogok Sekolah

Kemarin tanggal 01 Nopember 2016 untuk entah ke berapa kalinya putraku Abang yang baru berusia tujuh tahun mogok sekolah. Bener-bener bikin cenat cenut kepala emaknya.

Jagoanku yang keempat ini dalam seminggu bisa dua sampai tiga hari mogok sekolah, alasannya sih capek, males ngerjain peer, bosen nulis melulu, dsb.

Udah berjurus-jurus rayuan saya coba agar dia mau masuk sekolah. Engga ngena euy! Dikerasin malah kabur ke rumah uwaknya, atau nangis sambil teriak-teriak, aduh!

Akhirnya saya minta bantuan kakak saya buat ngerayu abang, ternyata jawabannya sama, bosen di sekolah nulis melulu katanya. Saya pun sering menghubungi ibu gurunya di sekolah, beliau menjelaskan kalau abang nulis nya ketinggalan terus jadi pulang nya terlambat terus, oke saya terima pendapat bu guru.

Saya juga sering nunggu abang di sekolah, saya perhatikan kegiatan di sekolah setiap hari kegiatan belajarnya seperti apa, dan ternyata menurut saya, hasil dari pemantauan saya proses KBM nya memang menjemukan, sedangkan rentang konsentrasi anak usia SD kelas 1 itu antara 6-8 menit karena mereka rata-rata usianya 6-8 tahun.

Seharusnya proses pembelajarannya yang lebih bervariasi, jangan hanya menulis, menbaca, menulis lagi, dan nampaknya semua mata pelajaran proses KBM nya seperti itu. Pelajaran Pramuka dan PJOK terutama, akan lebih baik jika dilakukan diluar kelas dengan teknik yang membuat anak sangat fun fitrah bermainnya akan terpenuhi disana.

Sebagai wali murid saya belum berani memberi masukan ke sekolah dengan alasan berbagai pertimbangan tentunya.

Akhirnya, saya ajak jalan-jalan mengunjungi kakaknya yang mondok di pesantren. Abang dan Ade terlihat sumringah apalagi sebelumnya diajak belanja keperluan kakak dulu, uhhh maunya!

Sepanjang perjalanan di dalam angkot terlontar pertanyaan- pertanyaan dari mulut mungil mereka
1. "Ma, kenapa ya udara panas sekali?"
2. "Ma, perjalanan dari rumah ke pesantren kakak berapa jam?"
3. "Ma, itu kan tulisannya dibaca kuman ya!?" lalu ajang mengeja kata itu K-U-M-A-N
Untungnya abang tidak melanjutkan bacaan dibawahnya,
Kamu Udah Membuat Aku Naksir
Wkwkwkwk....
Tulisan di angkutan umum memang terkadang membuat penumpang geli hehehe....

Pulang dari pesantren saya silaturahim dulu ke rumah uwaknya sambil nunggu hujan reda, mereka mengacak-acak mainan uwaknya kaleng-kaleng dan toples berisi manik-manik, ampunnn dweehh rumah uwaknya jadi berantakan. Uwaknya hanya tertawa aja, dan membiarkan abang bermain dengan magnet yang bentuknya seperti kelereng, lalu abangpun berexperimen dengan benda-benda yang bisa menempel pada magnet seraya terus menerus bertanya ini itu, saya dan uwaknya menjelaskan sebisanya, hahaha...

Abang juga protes lihat buku-buku uwaknya ditata tapi nomornya tidak berurutan, lalu dia bereskan buku-buku tebal itu tanpa minta bantuan siapapun, sampai akhirnya dia menghitung jumlah buku-buku tersebut.

Hujanpun reda, dan kami pulang ke rumah menjelang magrib, pertanyaan-pertanyaan kembali terlontar
"Ma, kenapa sekarang hujan terus tiap hari?"
"Ma, kenapa suara petir itu keras banget ya?"
"Ma kenapa orang-orang suka marah kalau lihat aku hujan-hujanan?"

Dan, sang emakpun menjawab sebisanya, hehehe...
*kudu banyak belajar lagi nihh..

Alhamdulillah abang ade tidur dengan lelap, seolah dunia ini begitu damai bagi mereka.

Sekian,
Cianjur, 02 Nopember 2016

Minggu, 30 Oktober 2016

BaPer

Baper, apaan sih?!

Di dumay sekarang lagi ngetren istilah baper, singkatan dari bawa perasaan.

Tapi beda lagi versi kang HD.Gumilang teman saya di grup Forum Lingkar Pena (FLP) Cianjur mah, katanya baper itu singkatan dari banyak perjodohan. Oke! Sah-sah saja ya kita menafsirkan kata baper ini, mau bawa persaan mau banyak perjodohan atau mungkin bantu persahabatan hehehe...

Ngomong-ngomong soal jodoh, sekarang lagi hangat-hangatnya juga nih! Saking banyaknya kondangan di dua bulan terakhir ini. Tapi ups! Banyak juga teman-teman saya yang bujang, gadis, janda, duda yang ikutan baper (bawa perasaan) karena galau menanti jodoh atau menanti hari untuk duduk di pelaminan (lagi), hehehe...

Jodoh memang sangat rahasia, sengaja dirahasiakan Allah agar manusia mau berusaha sekuat tenaga untuk mencarinya. Dengan bantuan orangtua, saudara dan teman-teman tentunya, nyari jodoh emang gak boleh sembarangan, karena urusannya dibawa sampai akhirat.

Salah satu cara untuk mendapatkan jodoh adalah lewat 'perjodohan' alias mempertemukan si calon pasangan. Menurut teman saya di grup HEbAT, kang Eep sang empunya blog www.kangeep.com, perjodohan itu seharusnya dilakukan oleh para orangtua bagi anak-anaknya. Lho...pemaksaan donk? Kan bukan jaman Siti Nurbaya? Ah gak juga atuhhh...menurut kang Eep alsannya adalah

Karena yang sedang jatuh cinta itu tidak bisa membedakan mana cinta yang datangnya dari Allah dan mana dari setan

Pokona mah asal cinta wehhh, weuhh bahaya ini mah!

Perjodohan oke juga sih, asal....
1. Niatkan karena Allah, menikah karena Allah, menjodohkan karena Allah

2. Mental anak yang mau dijodohkan harus disiapkan dari jauh-jauh hari, bahkan dari anak mulai baligh, ketika mulai jatuh cinta

3. Perhatikan bibit, bebet,bobot calon untuk anak

4. Usahakan cari yang sekufu dari pendidikan, status sosial dan ideologinya juga biar nyambung

5. Pilih yang agamanya paling baik, gapapa ganteng/cantik serta kaya juga hehehe...

6. Berdiskusilah dengan anak dan bermusyawarahlah dengan keluarga besar

7. Berdoa, berdoa dan berdoa...

Doa untuk para single
"Ya Allah jatuhkanlah cinta itu pada orang yang tepat serta di waktu yang paling tepat serta pelihara dan limpahkan terus ridho dan CintaMU untuk kami duhai sang Maha Pemilik Cinta, Aammiin!!

Yup, perjodohan justru bisa jadi jalan terbaik untuk anak-anak kita, daripada asal pilih asal comot pasangan hidup yang akhirnya menyesal seumur hidup.

Pernikahan yang dilandasi cinta karena Allah insya Allah akan langgeng abadi sampai mati. Walaupun akan ada onak dan duri yang menyertai perjalanan cinta maka akan selalu dikembalikan pada sang pemilik Cinta yaitu Allah SWT.

Selamat mencari jodoh!

Rabu, 26 Oktober 2016

Blaarrrr....

Blaaarrr....!!!!

Bagaimana perasaan anda jika semua file dalam komputer anda hilang atau terhapus???
Waduh kalau pun cuma satu file rasanya gimanaaa...gitu! Hati remuk redam seperti habis diputusin pacar! Kalau isi filenya gak penting sih ora opo opo, tapi... Kalau file nya penting????... Rasanya pengen nangis sambil jumpalitan!!...

Ya, beginilah pengalaman emak2 gaptek ini, mudah2an ada hikmah yang bisa diambil dari setiap kejadian.

Saya pertama kali punya komputer tahun 2005, merek T.....a yang jadul banget, dibeliin bebeb buat diajar nulis dan bikin tugas dari dosen. Asyik kutak ketik ketok sambil momong trio unyu yang masih kecil2. Dasar emak2 ceroboh, naruh lappi dimana aja, dan Aa, kaka, teteh, yang masih kecil2 itu belum ngerti pentingnya alat tulis canggih itu buat emak sama babehnya yang lagi pada kuliah. Tangan mungil mereka gerayangan pencat pencet sana sini, dan blaarrr...entah apa yang terjadi si lappi ngadat gak bisa dibuka, babehnya yang baru pulang kerja langsung manyun dan marahin saya emaknya anak-anak, saya hanya pasrah nrimo karena saya tidak parimpen. Nyimpen barang penting gak pada tempatnya. Parahnya semua file gak sempat kami simpan pada flashdisk, kamipun mengulang tugas2 dari kampus di komputer milik kantor suami dan di Warnet.

Eh, alhamdulillah Allah kasih rezeki sebuah lappi baru tahun 2009, ketika saya hamil anak keempat. Merek A...n yang lebih canggih dari lappi pertama. Deuhhh...bahagianya si emak, kebetulan saya lagi kuliah di PGSD dan lagi rame-ramenya jejaring sosial facebook, saya minta ijin bebeb buat bikin akun itu tapi... Oh nooo!!! Sampai nangis bombaypun dia gak ngijinin saya buat Punya akun sosmed itu, okehhh...istri harus nurut sama suami. Dan, saking baiknya bebeb, dia ngalah karena lappi dikuasai saya, dia beli netbook baru. Namun ketika anak-anak sudah mulai ngerti dan diajarkan untuk menggunakan lappi itu tapi malah mulai keranjingan games. Dia jual lagi netbooknya, dan dia sudah mulai sakit-sakitan.

Lappi kenangan itu masih ada sampai sekarang, tapi sudah out of order, nyalainnya harus dengan penuh kesabaran, superr duperr sabarr karena lolaaa banget. Hanya si sulung yang bisa bukanya, si emak gak sabaran ini maunya yang jreeeng!!

Demi kebutuhan tulis menulis, tahun 2012 beli lagi netbook 'gress', anteng dehhh nulis lagi. Sambil 'ngedumay' tentunya karena gak ada lagi yang larang saya untuk punya akun sosmed. Saya belajar buat email, lalu merambah ke akun sosmed facebook, G+, Skype dan blog.
Alhamdulillah dari dumay bisa nambah ilmu karena saya ikut grup nulis, grup blogger, grup bisnis online, serta english and arabic course online.

Ngobrol-ngobrol soal file di netbook, memang belum sebanyak teman-teman lain yang file nya udah ribuan, file saya hanya tiga ratusan. Isinya tentang tulisan2 saya baik yang sudah dikirim ke media maupun yang belum, bahkan yang baru judulpun ada hehehe...

Suatu hari si sulung pulang ke rumah, minjem netbook karena banyak tugas dari sekolah. Oke...saya rela berpisah dengan 'kekasih' baru saya itu. Untuk waktu yang lama kata si sulung.

Tapi.... Adeuh dag dig dug derrr ketika kubuka kembali netbook itu, tampilannya baru jadi window 8. Jari jemari ini serasa kaku ketika menyentuh keyboardnya. Dibimbing si sulung emak gaptek mulai meraba-raba dan belajar window 8. Tapi... Mana file 2ku??. Outline buku2 soloku?, naskah2 yang akan kurapihkan itu? Foto2 kenangan itu? Video2 keren itu? Manaaa...?? Aaaaa? Setengah berteriak aku bertanya pada si sulung yang menatapku tak berdaya. Dia tau emaknya bakal marah besar rupanya, dengan mimik menghiba dia meminta maaf karena semua file2 terhapus ketika netbook diinstall oleh temannya, dan blaaarrrr....!!! Otak ini rasanya mau pecah!

Adeuhhh, cerobohnya si sulung turun dari emaknya. Ya Allah ampuni hambaMu, bener2 lemes badan ini ingat ratusan file2 itu...walaupun ponakan menyarankan untuk melakukan 'panggilan' ulang agar file2 itu bisa kembali tapi..sudahlah kembali aku pasrah!

Nyesel...gak ngikut nasihat para cikgu di grup Sekolah Perempuan untuk menyimpan file di Google Drive supaya bisa dibuka kapan saja walaupun perangkat hilang atau rusak. Saya sempet juga nyimpen sebagian file di flashdisk, eh flashdisk nya yang satu dipinjem si sulung jatuh di jalan gak ketemu katanya, yang satu lagi hilang di rumah karena ada tamu tak diundang, yaa...benda kecil mungil itu kan ada harganya, lumayan dijual lagi masih laku 80rb mah!

Sudahlah, yang lalu biar berlalu. Saya mau buka lembaran baru. Mulai nulis lagi sedikit2 di buku tulis, di file google doc dan menyimpannya di google drive.

Yang penting semangatttt!!!
Semangat gak boleh hilang walau gak punya perangkat canggih.

"Ya Allah, pinjamkan 'tanganMU' agar aku bisa nulis yang lebih bermanfaat untuk orang banyak, aammiin!!!"

Ketika Blogku Tak Lagi Berdebu

Ketika Blogku tak lagi berdebu

Hasyihh hasyihhh…
Kok aku bersin-bersin yaaa…
Oh..ternyata blogmu berdebu…

Itu ungkapan pakDhe Kholik dalam sebuah statusnya di akun Facebook. Aku membacanya nyengir-nyengir saja, merasa disentul eh disentil..ngaku blogger tapi jarang “ngurus” blog, katanya mau jadi blogger suksess?? Euhhh nutup muka pake ayakan…

Dilain waktu banyak teman-teman yang bertanya-tanya karena saya jarang update status di Fb apalagi G+ hanya aktif di Whatsapp saja karena lebih simple.

Anyway, saya bersyukur bisa eksis lagi di dumay, walaupun hanya sesekali nongol di wall fb, Bbm, tapi blog hanya ngintipin blog teman-teman itupun tidak bisa komen karena alasan teknis.

Sekarang alhamdulillah Allah memberi rezeki baru, sebuah handphone murah meriah tapi bisa dipakai buat nulis. Saya janji mau nulis lagi dan update blog. Karena blog bagi saya bukan hanya untuk sekedar eksis. Blog bisa jadi tempat curhat dan berbagi ilmu dengan yang lain.

Asal niatnya untuk ibadah karena mencari ridho Allah Swt. Blog bisa jadi ladang amal.

Yuk ah, mau bersih2 lagi!
Semoga tidak ada yang bersin-bersin lagi sekarang!

Kamis, 20 November 2014

Stop, jangan marah!



“Ma! Aa ada tugas bikin blog nih!” si sulung pulang ke rumah dengan wajah kusut,

“Mam, pinjem netbook donk! Aku ada tugas!” adiknya ga mau kalah,

Dan, saya tersenyum saja, bingung mau ngomong apa, posisi saya sedang terjepit, di satu sisi saya harus jaga warung, di satu sisi mereka butuh bimbingan saya sebagai ibu mereka yang mereka anggap lebih tau masalah ‘ngeblog’ dan tulas-tulis menggunakan komputer.

Rabu, 29 Oktober 2014

Yuk peluk-pelukan!




Siapa yang masih ingat lagu dari Memes ini? Cung ah!

Peluk aku,
Dekap aku,
Jangan pernah ada rasa tak percaya…
Rindu aku,
Ingin aku,
Selamanya engkau ada di sampingku…

Rabu, 01 Oktober 2014

Bahagianya Menjadi Ibunda Para Yatim



Awalnya, ketika suami meninggal dunia pada tanggal 01 Maret 2012 lalu, saya begitu tertekan dan sedih, dan pasti semua ibunda para yatim juga mengalami hal yang saya rasakan. Waktu itu seolah langit runtuh, saya tidak tahu apa yang harus saya perbuat untuk lima yatim saya, saya hanya bisa pasrah dan menangis.

Ayo makan sosis,Nak!



Rosululloh SAW , Dari Aisyah RA, beliau berkata, "Dahulu kami biasa mengasinkan (mengawetkan) daging udhiyyah (daging qurban) sehingga kami bawa ke Madinah, tiba-tiba Nabi SAW bersabda "Janganlah kalian menghabiskan daging udhiyyah (qurban) hanya dalam waktu tiga hari". (HR.Bukhori-Muslim).
***

Minggu, 11 Mei 2014

My First Handphone



My First Handphone, fhoto diambil dari


Wah... kalau ada yang nanya, “Kapan kamu pertama kali punya hape?”, aku suka mengkeret, soalnya pertama kali punya hape adalah pada tahun 2002, telat banget ya! Hmm maklum saat itu Indonesia habis dilanda krisis moneter dan aku sudah punya anak dua, buat biaya sehari-hari aja susah apalagi beli hape, sedih banget kalau inget kesitu.

Selasa, 29 April 2014

My First Book





Alhamdulillah, beribu syukur aku panjatkan pada Illahi Robby yang telah memberiku umur panjang, dan memberiku banyak kenikmatan hidup yang tiada tara.

Minggu, 27 April 2014

Taman Bacaan Masjid Agung Cianjur








Halaman DepanTaman Bacaan

“Ma, ayo main!” ajak Abang putraku nomor empat,
Aku menjawabnya dengan garuk-garuk kepala, bingung soalnya, yang namanya ngajak main anak-anak apalagi dua, Abang dan Ade yang lagi meujeuhna (lagi senang-senangnya) main dan beli mainan, ga cukup bawa uang seratus ribu, belum buat jajan dan beli mainan, sebagai emak aku was-was kalau di dompet cuma ada uang sejumlah itu.

Kamis, 24 April 2014

Taman Bunga Nusantara, Taman Sejuta Cinta



Fhoto koleksi Pribadi


Teringat masa yang lalu,
Berdua di taman bunga,
Berjanji bersama
Seia sekata...

Selasa, 15 April 2014

Rabu, 09 April 2014

My Little Girl


Possing at Taman Bunga Nusantara


Goresan hati untuk putriku: Nayla Humaira Adzkia
Nay, hari Senin kemarin pagi kamu bikin mama dongkol lagi,
Harusnya mama sibuk di dapur ngurusin sarapan, kamu minta tolong tugas TIK yang seharusnya kamu kerjakan di hari Minggu
 Tapi hari Minggu itu kamu lebih suka nginep di rumah uwak daripada nemenin mama.

Selasa, 08 April 2014

Kartini Moderen Dari Rumah



Dalam pandangan masyarakat Indonesia sekarang ini, yang disebut Kartini moderen atau Kartini masa kini adalah wanita-wanita yang mempunyai karir di luar rumah. Sehingga para wanita yang tinggal di rumah alias ibu rumah tangga tidak masuk kategori wanita-wanita yang menjadi penerus perjuangan pahlawan kita Raden Ajeng Kartini yang selalu diperingati setiap tanggal 21 April sesuai tanggal kelahirannya.

Minggu, 06 April 2014

Semoga Tak Ada Lagi Korban Lain




Hari Kamis, Tanggal 01 Maret 2012 adalah hari yang sangat membuat kami berduka, bagiku dengan lima putraku beserta keluarga besar kami, karena ada hari ini, adalah hari terakhir aku melihat suami tercinta tersenyum dan mengenggam tanganku erat.

Jumat, 04 April 2014

Tips menembus PERCIL



 
Naskah ketiga yang dimuat di PERCIL
Alhamdulillah, aku bersyukur pada Allah SWT sang pemilik rezeki, setelah capek bukan kepalang sehabis hiking tanggal 30 maret lalu, aku dikejutkan oleh sebuah artikel anak di edisi khusus anak di koran PR atau disebut PERCIL (PR KECIL) edisi tanggal 30 maret 2014, aku mengerutkan dahi ketika membaca artikel yang sangat aku kenal itu, weehhh ternyata tulisanku, aku engga ngeh kalau itu naskah yang kukirim beberapa minggu yang lalu, temanya tentang abu vulkanik, karena waktu itu sedang ramai dengan berita meletusnya gunung Kelud.